Industri Baja & Smelter — PT Wira Energi Utama
Flux Agent Utama Peleburan Logam

Industri Baja & Smelter

Solusi mineral industri dari PT Wira Energi Utama — Ratatotok, Sulawesi Utara

Lulus Uji Sucofindo / Intertek
Logistik Siap Ekspor (Pelabuhan Bitung)
Supplier Langsung (Tanpa Perantara)

Ikhtisar Industri Baja & Smelter

Industri baja dan smelter adalah pengguna terbesar kapur bakar (CaO) dan batu kapur lumpy sebagai flux agent. Di Indonesia, pertumbuhan industri nikel dan baja sejalan dengan program hilirisasi nasional membutuhkan pasokan flux mineral berkualitas tinggi. PT WEU melayani smelter-smelter berbasis Sulawesi yang merupakan pusat pengolahan nikel terbesar dunia.

Produk Yang Digunakan

Batu Kapur Lumpy

Flux agent primer dalam blast furnace dan kiln smelter nikel, 30–80mm

Kapur Bakar (CaO)

High-activity flux untuk EAF, pemurnian baja, dan pengelolaan slag

Peran Batu Kapur / CaCO3 dalam Industri Baja & Smelter

Batu kapur dan kapur bakar berfungsi sebagai flux agent dalam blast furnace, EAF (Electric Arc Furnace), dan rotary kiln smelter. Pada suhu >1.200°C, CaO bereaksi dengan pengotor SiO2, Al2O3, dan S membentuk slag yang memisahkan diri dari logam cair. Kemurnian CaO yang tinggi (>90% untuk kapur bakar) mengurangi konsumsi fluks dan meningkatkan yield logam.

Persyaratan Teknis Mineral

Spesifikasi minimum yang diperlukan industri ini — semua terpenuhi oleh produk PT WEU.

ParameterNilai / Standar
CaO (Batu Kapur)> 55%
SiO2 Maksimum< 0.5%
CaO Aktif (Kapur Bakar)> 90%
Ukuran Lumpy30–80 mm
MgO Maksimum< 1.5%
Sulfur (S)< 0.05%

Integrasi dalam Proses Industri

  1. 1

    Pererimaan & Screening

    Batu kapur/kapur bakar diterima, discreen sesuai ukuran spesifikasi, dan dianalisis CaO/MgO.

  2. 2

    Charging ke Furnace

    Flux dimasukkan ke blast furnace/EAF bersama ore untuk proses peleburan.

  3. 3

    Reaksi Fluxing

    CaO bereaksi dengan SiO2, Al2O3, dan S pada suhu >1.200°C membentuk slag cair.

  4. 4

    Slag Separation

    Slag mengapung di atas logam cair dan dipisahkan secara gravitasi dari molten metal.

  5. 5

    Refining

    Logam murni diproses lebih lanjut; slag didinginkan dan dapat dimanfaatkan sebagai agregat.

Tantangan Utama Industri

Masalah yang sering dihadapi dan bagaimana PT WEU mengatasinya.

Kandungan SiO2 >1% dalam flux meningkatkan konsumsi CaO dan menurunkan yield logam hingga 2–3%

Pasokan flux terputus menyebabkan downtime furnace — setiap jam shutdownbernilai ratusan juta rupiah

Kadar moisture tinggi pada kapur bakar meredam reaktivitas dan meningkatkan konsumsi energi kiln

Ukuran lumpy tidak seragam menyebabkan channeling dalam blast furnace dan inefisiensi distribusi gas

Optimalkan Rantai Pasok Industri Baja & Smelter Anda

Konsultasikan kebutuhan teknis dan logistik spesifik industri Anda dengan tim ahli PT WEU untuk efisiensi maksimal.

Mulai Konsultasi Industri →

Solusi PT Wira Energi Utama

PT WEU menyediakan batu kapur lumpy 30–80mm dengan SiO2 hanya 0.35% — jauh di bawah toleransi industri baja. Kapur bakar dengan available CaO 92.1% dan reaktivitas T60 < 2 menit memastikan efisiensi fluxing maksimal. Dengan jetty draft 12m, pengiriman bulk langsung ke dermaga smelter Sulawesi dapat dilakukan.

Kapabilitas Produksi

Kapasitas Crusher
250 TPH
Produksi Bulanan
150.000 MT
Operasional
24/7
Luas IUP OP
97.05 Ha

Alur Rantai Pasokan

Tambang Ratatotok
Crusher 250 TPH
QC Lab
Jetty Khusus (12m)
Port Bitung/Kotabunan
Klien Industri

Logistik & Distribusi

Pelabuhan Bitung

Pelabuhan Internasional Utama

Hub ekspor dan distribusi antar pulau utama

Kotabunan

Pelabuhan Regional

Distribusi regional sekunder — access terdekat dari tambang

Belang

Pelabuhan Regional

Pengiriman pesisir lokal

Quality Control & Laboratorium

  • Analisis XRF per 100 MT produksi
  • Verifikasi spesifikasi sebelum loading
  • COA diterbitkan per pesanan
  • Sucofindo / Intertek atas permintaan
  • Slaking test (kapur bakar) per batch
  • Grain size analysis untuk produk halus

Sertifikasi & Kepatuhan

  • IUP OP No. 91201019114410010 — aktif
  • SMK3 Certified
  • ISO 9001:2015 — dalam proses
  • ISO 14001:2015 — dalam proses
  • ISO 45001:2018 — dalam proses
  • UKL-UPL (SK No. 503/DPMPTSPD/880/X/2023)

Simulasi Kasus Nyata

Smelter nikel kapasitas 100.000 ton NPI/tahun membutuhkan ±12.000 MT flux/bulan. Dengan 2 tongkang PT WEU per bulan (7.500 MT/tongkang), kebutuhan flux terpenuhi dengan buffer stock 3.000 MT. COA per batch memastikan kadar SiO2 dan CaO sesuai target operasional tanpa analisis tambahan di smelter.

FAQ — Industri Baja & Smelter

Apakah batu kapur PT WEU cocok untuk smelter RKEF (Rotary Kiln Electric Furnace)?
Ya. Ukuran 30–80mm dan CaO >55% dengan SiO2 <0.5% sangat sesuai untuk spesifikasi RKEF. Kami juga dapat menyesuaikan ukuran 10–50mm sesuai kebutuhan rotary kiln Anda.
Bagaimana cara pengiriman kapur bakar untuk smelter yang hygroscopic-sensitive?
Kapur bakar dikirim dalam jumbo bag sealed atau truk tertutup untuk meminimalkan kontak dengan udara lembab. Untuk pengiriman besar, tersedia solusi bulk dengan silo tertutup di lokasi smelter.
Berapa lead time untuk pasokan regular smelter?
Untuk kontrak regular via tongkang, jadwal mingguan atau dua mingguan dapat diatur dengan lead time produksi 5–7 hari.
Apakah tersedia uji reaktivitas (slaking test) per batch?
Ya. Setiap batch kapur bakar disertai laporan slaking test yang menunjukkan T60 dan suhu reaksi maksimum.
Apakah PT WEU dapat membantu mengoptimalkan rasio flux untuk spesifikasi slag tertentu?
Tim teknis kami dapat melakukan konsultasi mix design flux berdasarkan komposisi ore nikel/besi Anda untuk mengoptimalkan basicity ratio slag.

Butuh Konsultasi Teknis untuk Sektor Industri Baja & Smelter?

Tim teknis kami siap membantu menentukan spesifikasi mineral yang tepat untuk proses industri Anda.

150K MT

/bulan kapasitas

250 TPH

Crusher Plant

Ekspor

Siap Port Bitung